Sejarah Menikah Harus Pakai Cincin Sebagai Tanda Sah

                                 Sejarah Menikah Harus Pakai Cincin Sebagai Tanda Sah

                                                    sumber: galeri24

Pernahkan kamu saat naksir sesorang setelah kamu melihat ada yang melingkar dijari manis nya kamu langsung mengurungkan niat tersebut?jika pernah sungguh sakit bukan sejak pandangan pertama melihat jari manisnya yang terisi oleh cincin.

hal tersebut merupakan suatu yang paling mudah digunakan untuk mengidentifikasi apakah seseorang masih lajang atau sudah punya pasangan. Selain itu cincin pernikahan juga menjadi sesuatu yang ‘dipamerkan’ sebagai tanda sah setelah akad nikah.

Namun, pernah nggak sih kalian bertanya tanya tentang bagaimana awal mula cincin ini akhir nya dijadikan simbol pemersatu dua pasangan dalam ikatan pernikahan yang sah? Jika pernah berikut jawabanya simak sampe habis yaa…

Ternyata sejarah ini berawal dari Mesir. Bentuk lingkaran dianggap cocok menjadi simbol sebuah kehidupan pernikahan karna tidak ada ujungnya.

Dilansir dari The Bridedept, firaun yang berkuasa di Mesir merasa bahwa lingkaran adalah sebuah bentuk yang cocok untuk melambangkan pernikahan karena tidak memiliki ujung. Apakah itu berarti cincin telah menjadi simbol pernikahan sejak era Mesir Kuno? Tidak, karena cincin baru dijadikan sebagai simbol pernikahan secara resmi saat era kekaisaran Romawi.

dulu cincin ini dibuat mengunakan ilalang tapi Sayangnya, bahan ini membuatnya mudah rusak dan tidak tahan lama juga tampilan nya yang kurang sedap dipandang.

Sebelum dibuat menggunakan emas, ternyata cincin pernikahan dulunya dibuat dengan logam yang memiliki kandungan besi yang tinggi

Dilansir dari Enso Ring, pengantin laki-laki Romawi akan memberikan cincin dari besi kepada pengantin perempuan saat menikah. cincin dari logam juga merupakan simbol kekuatan dan tahan lama . Setelah itu emas mulai digunakan karena dirasa lebih cantik jika dipadukan dengan batu permata. 


Ternyata dari pemilihan hiasan di cincin ada simbol-simbol dan mitos-mitos yang dipercayai di berbagai daerah

Pertama kali, cincin dihias menggunakan batu ruby berwarna merah yang disimbolkan sebagai warna hati. Sedangkan batu lain yang populer digunakan sebagai hiasan adalah batu safir, batu safir juga menjadi simbol penghias cincin pernikahan yang populer karena dianggap mewakili atau memberi simbol surga, Berlian juga menjadi salah satu yang masih populer hingga saat ini. Kekuatannya yang hampir sulit dihancurkan menyimbol kan pernikahan yang diharapkan bersifat abadi.

Cincin pernikahan ini biasanya dipakai di tangan kanan, meskipun ada juga yang memakai tangan kiri. Ternyata ada alasannya loh

Jadi, ternyata jari yang pembuluh darahnya langsung ke jantung adalah jari manis di tangan kanan, dan juga kalau misalnya cincin pernikahan dikenakan di tangan kanan yang merupakan tangan yang sering dipakai beraktivitas, kemungkinan cincin tersebut akan mudah rusak. Nah untuk alasan itu jugalah ada beberapa orang yang memilih memakai cincin di tangan kiri karena lebih sedikit aktivitas yang menggunakan tangan kiri.

Nah, jadi sekarang kalian sudah tahu kan sejarah cincin kawin yang akan kamu pakai di pernikahan mu nanti, mulai dari kenapa dibuat dari emas dan kenapa dipakai di jari manis dan juga kenapa kebanyakan orang memakai nya di tangan kiri, Bahkan banyak juga kok yang kemudian tidak memakainya setelah menikah karena alasan alasan tertentu, dan juga bukan karna identitasnya yang sudah menikah tak ingin di ketahui loh ya

oiya mimin mau kasih infomarsi ni jika kalian mau menikah dan membutuhkan undangan website kalian bisa cek di website nya https://inviforyou.com/

Komentar